DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP BULLYING
DAMPAK SOSIAL MEDIA TERHADAP BULLYING
Sosial media adalah sebuah media online yang para penggunanya dapat berpatisipasi,berbagi,dan menciptakan isi baik itu konten maupun opini.yang dapat di gunakan di seluruh dunia dan semua kalangan. Sosial media pun menjadi sebuah alat yang sangat diminati dan digunakan pada era sekarang.
media tersebut dapat membuat dampak yang berbeda pagi pengguna yang menggunakan sosial media tersebut. Dampak yanag dibuat dari para pengguna pun dapat mempengaruhi kehidupan yang dialami orang lain sekaligus si pengguna itu sendiri. Salah satu dampak sosial media yang sering terjadi adalah bullying
Penindasan (bahasa Inggris: Bullying) adalah penggunaan kekerasan, ancaman, atau paksaan untuk menyalahgunakan atau mengintimidasi orang lain. Perilaku ini dapat menjadi suatu kebiasaan dan melibatkan ketidakseimbangan kekuasaan sosial atau fisik. Tahun 2017 ini, sekarang sedang viral kasus tentang aksi bullying. Aksi bullying tersebut dilakukan oleh anak yang dibawah umur dan remaja yang masih mencari jati dirinya. Hal ini sangat disayangkan untuk generasi kedepannya.
Tidak heran jika anak anak sekarang sudah dapat berkata kasar bahkan melakukan tindakan kekerasan terhadap temannya sendiri. Salah satu alasannya adalah tontonan anak yang sekarang sudah melihat tontonan yang tidak pantas untuk anak dibawah umur. Begitu juga tontonan di sosial media yang sekarang sudah memberikan tayangan yang tidak wajar untuk anak anak.
Efek ini dapat menimbulkan dampak panjang bagi korban pembullyan dikarenakan ingatan tentang perilaku yang dilakukan pelaku tertanam dan menjadi akar pada batin korban, sehingga efek nya akan terasa dan dapat membuat perilaku yang berbeda dan dapat membuat dulunya korban berperilaku baik menjadi berperilaku buruk bahkan bisa menjadi kriminal.Media sosial sendiri menjadi wadah untuk bertukar informasi dan opini khalayak dan berlaku untuk semua kalangan. Jika media sosial sendiri digunakan untuk ajang pamer dan dimana seseorang yang hanya ingin membuat sensasi dan memberikan opini buruk kepada orang lain itu akan berbahaya bagi orang awam yang menggunakan media sosial. Maka dari itu untuk mengindarinya, diperlukan tindakan tegas agar pelaku bully menghentikan tindakannya. Berikut beberapa tips yang saya kutip dari intenet untuk menghindar dari tindakan bullying di social media:
Tidak perlu merespon komentar yang bersifat intimidatif, cacian, hinaan, ejekan atau celaan. Biasanya apabila target menunjukkan reaksi tersebut, maka pelaku akan merasa puas dan ia akan melakukan aksinya kembali secara terus menerus.
Hindari membalas perilaku bullying. Ini tidak akan menyelesaikan masalah, justru tanpa disadari akan membuat target menjadi pem-bully yang baru. Dengan begitu, rantai bullying akan terus berlangsung dan melahirkan para pem-bully baru.


Keren min, tambah lagi min kelebihan yg bisa di ambil dari sosial media
BalasHapusMedia sosial maksutnya😁
BalasHapusSeharusnya penyedia layanan media sosial harus menyaring kata kata atau komentar pengguna nya yang bersifat toxic, agar tidak ada Joker Joker berikutnya. Cukup Arthur fleck saja korban nya yang lain jangan
BalasHapusWahhh mantul ka
BalasHapusWahhh mantul ka
BalasHapusSangat bagus kak
BalasHapusTambahin lagi dong dikit banget
BalasHapusDaebak unnieee
BalasHapusMantap jiwa
BalasHapusMntap
BalasHapusnicee
BalasHapusnice kakak
BalasHapusGood bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat kak
BalasHapus